Sabtu, 06 Oktober 2012

sebuah khayalan mengingkari dunia

Aku menyalakan rokok
Mengenangmu burung SENJA
Harusnya juga terbakar semangat
Ketika engkau berteriak-teriak
Dengan sejuta puisimu

Dengan beribu harapanmu
       pada Negri ini
       Negri yang penuh congkak
        Pada sajak-sajak
      Suaramu tak bisu dikurung besi
Tak henti serak diredam butir-butir perak
Terbanglah-terbang burung merak
Melayang menari-nari di sarang abadi
kelak puisi-puisimu
    Mengerami telur-telurmu
   Menjadi merak-merak yang baru

PASIR PUTIH PUN TERINJAK OLEH KAKI PENUH DOSA:
ROZALI ILHAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar