Mengenangmu burung SENJA
Harusnya juga terbakar semangat
Ketika engkau berteriak-teriak
Dengan sejuta puisimu
Dengan beribu harapanmu
pada Negri ini
Negri yang penuh congkak
Pada sajak-sajak
Suaramu tak bisu dikurung besi
Tak henti serak diredam butir-butir perak
Terbanglah-terbang burung merak
Melayang menari-nari di sarang abadi
kelak puisi-puisimu
Mengerami telur-telurmu
Menjadi merak-merak yang baru
pada Negri ini
Negri yang penuh congkak
Pada sajak-sajak
Suaramu tak bisu dikurung besi
Tak henti serak diredam butir-butir perak
Terbanglah-terbang burung merak
Melayang menari-nari di sarang abadi
kelak puisi-puisimu
Mengerami telur-telurmu
Menjadi merak-merak yang baru
PASIR PUTIH PUN TERINJAK OLEH KAKI PENUH DOSA:
ROZALI ILHAM

Tidak ada komentar:
Posting Komentar